Menu Close

Webinar : Perempuan Berdikari Usaha Sukses melalui Penerapan SNI

Dalam rangka  memperingati Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret, Badan Standardisasi Nasional (BSN) bekerja sama dengan Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia menyelenggarakan kegiatan webinar yang mengusung topik ‘Perempuan Berdikari, Usaha Sukses Melalui Penerapan SNI”. Topik tersebut dipilih selaras dengan tema Hari Perempuan Internasional, yaitu “Acceleraton Action” . Tema ini memiliki tujuan utama merayakan kontribusi perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dan perjuangan mereka sehingga memiliki kesetaraan dan menjadi  perempuan tangguh dan mandiri secara ekonomi dan sosial. Dalam kaitan tersebut, BSN mengangkat berbagai capaian perempuan pengusaha sukses Indonesia yang telah menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) pada produk unggulannya.

Perempuan sebagai ibu dalam rumah tangga memiliki peran yang sangat sentral. perempuan memiliki hak yang setara dalam menentukan pilihan, contohnya dalam memilih produk yang bermutu, aman dan juga nyaman digunakan terutama yang melekat di badan perempuan dan untuk keluarganya. Dan tentunya untuk mendorong tindakan positif yang dilakukan melalui menginspirasi individu, komunitas, dan organisasi perempuan hebat Indonesia lainnya sebagai bentuk women support women dalam memberdayakan perempuan serta mengedukasi untuk memilih produk yang ber-SNI.

FGD dibuka dengan sambutan dari Direktur Penguatan Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian- BSN, ibu Nur Hidayati terkait urgensi dilaksanakannya FGD secara online, dan sambutan oleh Presidium PIMTI Perempuan Indonesia Tahun 2025, ibu Rini Handayani. Ibu Rini menggarisbawahi sambutan ibu Nur HIdayati terkait kesetaraan gender dan peran perempuan yang terus meningkat, khususnya kemandirian mereka  di bidang ekonomi. Ucapan terima kasih disampaikan beliau kepada BSN yang secara terus menerus telah membantu upaya perempuan Indonesia semakin berkiprah di berbagai bidang, khususnya ekonomi dengan semakin memantabkan langkah mereka menghasilkan produk bermutu sesuai SNI.

FGD dihadiri oleh sekitar 90 an peserta dan dipandu oleh Deborah Prihatmajanti- Analis Standardisasi Ahli Madya dengan menghadirkan ibu Annerisa Midya- Anggota Komite Teknis 59-01 Tekstil yang mengupas terkait standar tekstil mukena (SNI 8856-20200), Persyaratan zat warna(SNI 7617-2013) dan tekstil kerudung (SNI 8098-2017) syarat mutu dan syarat uji, dilanjutkan dengan Rr. Dian Kemala- Pembina UKM-BSN SNI Batik tulis (SNI 8302:2016/Amd1:2019) dan dilanjutkan dengan sharing pengalaman dari Nadina Salim Owner Brand Nadina Salim Footwear(Sepatu dan tas etnik kain Palembang),  ibu Evi Rosalina Pemilik Batik Tulis  Namburan Yogyakarta, dan ibu Romaini pemilik Rumah Kain-Palembang. Para pelaku UKM mengakui bahwa menerapkan SNI bukan sebuah hal yang mudah, tetapi melihat kemanfaatannya terhadap mutu produk dan kepercayaan konsumen membuat mereka yakin untuk menerapkan SNI pada produknya. Apalagi dengan adanya binaan dari berbagai pihak yang  mempermudah dan membuat mereka semangat untuk menerapkannya.

FGD tersebut dapat dilihat juga di youtube dengan alamat https://www.youtube.com/live/XIyHRiAAklYfeature=shared

(Puji W)