Menu Close

Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia Mengawali Tahun 2024 dengan Kunjungan ke Badan Standardisasi Nasional

Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia mengawali tahun 2024 dengan kunjungan ke Badan Standardisasi Nasional, pada hari Rabu, 17 Januari 2024. Kunjungan tersebut sejalan dengan apa yang menjadi visi dan misi PIMTI, yakni turut serta membangun NKRI melalui pemberdayaan perempuan (Women Empowering Women). Menggalang kerja sama dengan Kementerian/Lembaga dan pihak-pihak lain kelompok masyarakat sipil (Civil Society) menjadi sebuah keniscayaan.

Pada kunjungan ke BSN kali ini, pembahasan terkait pemberdayaan UMKM yang mayoritas pelakunya adalah perempuan, serta membahas perkembangan Sekolah PIMTI. Acara ini berlangsung di Kantor BSN di Mampang Prapatan- Kota Jakarta Selatan dan dihadiri oleh sejumlah tokoh, yaitu Ibu Sally Salamah, Deputi Kepala BPKP Bidang Akuntan Negara selaku Presidium Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia dan pengurus PIMTI lainnya antara lain: Zakiyah, Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN; Srie Agustina, Widyaiswara Ahli Utama Pusdiklat Aparatur Perdagangan; Puji Winarni, Analis Kebijakan Ahli Utama BSN; Hadir pada kesempatan tersebut ibu Nur Hidayati, Direktur Penguatan Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN, salah satu unit kerja yang bertugas memberikan pembinaan dan penguatan UMKM dalam menerapkan SNI.

Berkaca kepada 2 pilot proyek pengembangan UMKM di Kawasan Transmigrasi Telang- Sumatra Selatan (produk Jamur) dan Desa Karangasem-Bali (Produk VCO) yang cukup sukses mempercepat UMKM untuk siap berproduksi sesuai dengan standar dengan bantuan berbagai K/L, maka sinergisitas ini terus dijaga sehingga pembinaan dan penguatan UMKM dapat berjalan lebih cepat dan lebih efisien. Disepakati pula adanya suatu roadmap pembinaan dan penguatan UMKM yang menghantarkan mereka kepada jangkauan pemasaran yang lebih luas dengan dukungan bahan baku yang sustain/berkelanjutan dan memiliki standar mutu yang baik.

Pertemuan tersebut juga menyepakati bahwa BSN dapat mengisi kurikulum yang ada di Sekolah PIMTI, baik melalui pembelajaran e-learning maupun tatap muka, khususnya terkait kewirausahaan, pengetahuan tentang standar dan penilaian kesesuaian dan pengetahuan lainnya yang berkenaan dengan pemberdayaan perempuan. Sekolah PIMTI menjadi inisiatif penting untuk meningkatkan kapabilitas perempuan Indonesia dalam menghadapi tantangan dan perubahan zaman. Harapannya, kegiatan ini akan memungkinkan transfer knowledge dari para pakar dan praktisi yang memberikan tambahan wawasan mengenai pemberdayaan perempuan. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang tinggi, Ikatan PIMTI meyakini bahwa melalui langkah-langkah konkret ini, bersama-sama kita dapat mencapai tujuan pembangunan nasional demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik. (Laporan: Puji, Femmy, Putri)