Menu Close

Ikatan Pimti Perempuan Indonesia Menghadiri Talkshow Penguatan Kiprah Perempuan Perdagangan Lintas Generasi

Ikatan Pimpinan Tinggi Perempuan Indonesia berkomitmen untuk mewujudkan perempuan berdaya guna yang senantiasa mendukung tujuan pembangunan nasional. Kolaborasi dengan pelaku pembangunan menjadi bagian integral dari upaya Pimti Perempuan Indonesia untuk mengakselerasi perwujudan perempuan berdaya guna sesuai tujuan nasional.

Pada tanggal 19 Januari 2024, Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan dalam penyelenggaraan Talkshow Penguatan Kiprah Perempuan Perdagangan Lintas Generasi yang dilaksanakan di Hotel Ashley Wahid Hasyim, Jakarta. Dalam acara tersebut dibuka dengan sambutan oleh Bapak Suhanto selaku plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan dan Ibu Sally Salamah selaku ketua presidium Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia, Deputi Bidang Akuntan Negara BPKP. Selain itu beberapa narasumber yang turut hadir antara lain Ibu Diah Maulida, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Periode 2005-2010; Ibu Srie Agustina, Widyaiswara Ahli Utama Kemendag; Ibu Ni Made Ayu Marthini, Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif; Ibu Fajarini Puntodewi, Staf Ahli Bidang Iklim Usaha & Hubungan Antar Lembaga; Ibu Mardyana Listyowati, Sekretaris Dirjen Perdagangan Luar Negeri; dan Ibu Dina Kurniasari, Direktur Perundingan ASEAN, serta dimoderatori oleh Ibu Olvy Andrianita, Sekretaris Bappebti.

Dalam sambutan Ibu Sally, beliau menyampaikan salah satu misi Pimti Perempuan Indonesia adalah meningkatkan kapabilitas perempuan Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan dan perubahan zaman dengan memperkuat kiprah perempuan dalam perdagangan lintas generasi. Tema Talkshow Penguatan Kiprah Perempuan Perdagangan Lintas Generasi direfleksikan dengan betapa pentingnya peran perempuan dalam dunia perdagangan baik sebagai pionir, mentor, dan pelaku bisnis. Perempuan telah membuktikan kontribusinya yang signifikan dalam menggerakkan roda perekonomian. Oleh karenanya, dalam forum yang seperti inilah diperlukan saling dukung antar perempuan untuk bersama-sama menghilangkan fenomena “glass-ceiling” bagi perempuan, khususnya mereka yang berkarir di kalangan birokrasi pemerintahan.

Acara ini tidak hanya mencerminkan semangat untuk mendorong peran perempuan dalam dunia perdagangan, tetapi juga menggali esensi keberlanjutan nilai- nilai positif dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pemberdayaan perempuan akan menciptakan dampak positif tidak hanya untuk diri mereka sendiri, tetapi juga untuk generasi yang akan datang. Menciptakan peluang setara bagi perempuan s memerlukan dukungan pendidikan, pelatihan, dan akses terhadap sumber daya. Penting juga untuk membangun peran mentorship guna memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar-generasi. Mari kita bersama-sama merangkul keberagaman, mendukung perempuan di semua lapisan masyarakat, dan percaya bahwa setiap individu memiliki potensi luar biasa. Dengan komitmen bersama, kita dapat membentuk masa depan yang lebih baik bagi Indonesia. ( Laporan Putri, Puji)