Menu Close

Pemberdayaan Perempuan UMKM: Meningkatkan Kapasitas dan Kontribusi Ekonomi di Barito Kuala

Dalam rangka meningkatkan kapasitas perempuan UMKM untuk dapat tumbuh secara mandiri dan memberikan kontribusi yang berarti bagi perekonomian daerah, nasional, dan global, Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia menyelenggarakan kunjungan ke Desa Danda Jaya dan Desa Karang Bunga di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan pada Rabu, 12 Juni 2024.

Kegiatan ini selain dihadiri oleh PIMTI, juga hadir berbagai perwakilan instansi dan organisasi, antara lain: PT PNM, Kementerian Desa dan PDTT, Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian PPPA. Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia diwakili oleh Ibu Sally Salamah, Ibu Harlina Sulistyorini, dan Ibu Aisyah Gamawati. Desa Karang Bunga memiliki rumah produksi jeruk yang mengolah hasil budidaya jeruk menjadi minuman jeruk dalam kemasan dan es krim. Meski produksinya masih dalam skala kecil dan menggunakan peralatan sederhana, potensi pengembangannya cukup besar. Sedangkan di Desa Danda Jaya terdapat Rumah Jamur “Mutiara Alam” yang membudidayakan jamur tiram dan mengolahnya menjadi produk seperti jamur goreng dan dodol jamur. Rumah produksi ini juga mencakup fasilitas produksi baglog (media tanam jamur tiram) dan penumbuh miselium (pembibitan jamur).

Dalam laporannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Barito Kuala menyatakan bahwa kawasan Transmigrasi Cahaya Baru merupakan salah satu kawasan transmigrasi prioritas nasional yang luasnya mencapai 60.246 hektar. Kawasan ini menargetkan pengembangan hortikultura, buah-buahan khususnya jeruk, sayuran, palawija, dan karet. dengan Desa Karang Bunga sebagai salah satu desa utama penghasil jeruk. Sejak tahun 1982-1983, terdapat 800 kepala keluarga yang tinggal di desa ini, dan jeruk diolah menjadi produk seperti es krim dan selai yang pemasarannya masih bersifat lokal. Sedangkan untuk Desa Danda jaya merupakan desa utama pengembangan daerah produksi jamur tiram dengan jumlah petani sebanyak 50 orang. Ibu Sally Salamah, selaku Presidium Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PIMTI adalah organisasi yang terdiri dari perempuan menduduki jabatan eselon 1 di berbagai Kementerian, Lembaga, Pemda, dan Srikandi BUMN berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam pembangunan nasional, khususnya dalam pemberdayaan perempuan.

Desa Karang Bunga dan Desa Danda Jaya dipilih sebagai lokasi program PIMTI untuk mengembangkan UMKM yang digerakkan oleh perempuan, terutama dalam pengolahan jeruk dan jamur tiram. Ibu Sally juga menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi antara berbagai kementerian dan lembaga seperti: Kementerian PDTT, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Badan Standardisasi Nasional untuk memastikan produk UMKM dapat dipasarkan dengan baik dan memenuhi standar yang dipersyaratkan. Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari upaya kolaboratif yang berkelanjutan untuk mewujudkan negeri yang makmur melalui pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM. Kolaborasi ini diharapkan dapat berjalan dengan baik dan lancar, dengan follow-up dari masing-masing pihak untuk memastikan keberhasilan program ini.

Penulis : Puji & Putri