Menu Close

PIMTI PEREMPUAN SERAHKAN PIMTI AWARD UNTUK LAN

(Jakarta, 14 Januari 2026). Memiliki lebih dari 30% Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) perempuan di sebuah instansi pemerintah bukanlah hal yang mudah. Namun Lembaga Administrasi Negara (LAN) membuktikan bahwa capaian itu bukanlah hal yang tak mungkin. Melalui penilaian yang dilakukan oleh PIMTI Perempuan pada tahun 2025, LAN mendapat nilai 39,10%. Penilaian ini mencakup antara lain jumlah pejabat pimpinan tinggi perempuan,  fasilitas untuk pegawai perempuan, serta komitmen pimpinan LAN dalam memberikan kesempatan para perempuan pejabat untuk terus mengembangkan diri, kompetensi dan kapasitasnya.

Penyerahan PIMTI Award kepada LAN dilaksanakan pada 14 Januari 2026. Award disampaikan langsung oleh Penasihat PIMTI Perempuan Sally Salamah kepada Kepala LAN Muhammad Taufiq di Kantor LAN Jakarta. Turut hadir dari pihak PIMTI Perempuan Sri Hadiati, Mariana Ginting, Woro Titi Haryanti, dan R. Kurleni Ukar  serta pejabat pimpinan tinggi LAN.

Dalam sambutannya, Kepala LAN Muhammad Taufiq menyampaikan bahwa LAN telah menerapkan sistem merit, sehingga perempuan yang menjadi PPT bukanlah hasil dari kebijakan afirmasi, tapi karena kompetensi, integritas dan dedikasi. Di LAN tidak ada stereotype perempuan lebih lemah/kurang kompeten. Lebih lanjut Kepala LAN mengatakan bahwa LAN ingin mendorong perempuan lebih berperan di birokrasi. Bukan kebijakan afirmatif, tapi utk penguatan. Banyak perempuan hebat yang memiliki kesempatan tapi tidak bisa naik karena mereka adalah perempuan. Keperempuannya seharusnya tidak menjadi kendala. Bila birokrasi sdh bertransformasi, masyarakat bisa didorong memanfaatkan kesempatan tersebut seluas-luasnya.

LAN memiliki Pusat Studi Gender di Politeknik STIA LAN Jakarta untuk penguatan gender mainstreaming. Penelitian menunjukkan bahwa jumlah PNS perempuan di Indonesia lebih banyak daripada laki-laki, tapi yang menduduki jabatan semakin tinggi makin sedikit. Penyebabnya antara lain secara budaya adalah inferior syndrom dan mental block. Untuk itu perlu dirancang pelatihan khusus bagi perempuan guna membuka mental block tersebut. Perlu terus dibangun kepemimpinan perempuan dan kesetaraan gender. Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia dapat menjadi mitra strategis dalam mempercepat hilangnya mental block tersebut. Bravo LAN

(Laporan: Erfi Muthmainah, Puji W)