Menu Close

PIMTI Perempuan Indonesia Gelar “Ngobrol Jumat Pagi” Perkuat Peran UMKM di Pengadaan Pemerintah

TANGERANG SELATAN – Dalam rangka memperingati Hari Kewirausahaan serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Ikatan Pimpinan Tinggi Perempuan Indonesia (PIMTI) menyelenggarakan kegiatan “Ngobrol Jumat Pagi bareng UMKM” dengan tema “Memperkuat Peran UMKM dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah”. Acara berlangsung Jumat, 19 Juni 2026 pukul 08.30 WIB di Auditorium Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Terbuka (UT), Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi PIMTI kepada pelaku UMKM sekaligus upaya penguatan peran UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Acara dibuka dengan sesi “Jalan Pagi Bersama”  untuk membangun semangat kebersamaan peserta.

Mengawali webinar, Prof. Paulina Pannen (Guru Besar Fakulltas Ilmu Pendidikan Universitas Terbuka) menyampaikan sambutan selamat datang dan apresiasi kepada PIMTI yang telah menggandeng UT untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan ini.

Selanjutnya, Prof. Rahmat Budiman, S.S., M.Hum., Ph.D, Wakil Rektor Bidang Akademik, Universitas Terbuka, yang memyampaikan bahwa UT secara aktif melakukan pendampingan dan inkubasi UMKM. Tercatat sekitar  80% mahasiswa UT merupakan wirausahawan. UT memberikan dukungan pendanaan terhadap  100 proposal kewirausahaan mahasiswa guna mewujudkan para socio-enterpreneur yang tangguh. Program yang diberi nama “Sedulur” merupakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dimodifikasi dalam bentuk inisiasi tumbuhnya kewirausahaan di kalangan mahasiswa.

Ibu Fajarini Puntodewi selaku Ketua Presidium Ikatan PIMTI mengapresiasi UT yang telah menjadi tuan rumah dan mendukung UMKM. Ibu Punto juga memperkenalkan organisasi PIMTI kepada para hadirin, beserta berbagai programnya, termasuk acara hari ini yang ditujukan untuk mendorong peran strategis perempuan dalam memajukan UMKM Indonesia.

Dalam sambutan kunci oleh Bp Ake Wihadanto (Sekretaris Majelis Wali Amanah UT), disampaikan bahwa dalam perspektif akademisi, Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) harus menjadi mesin penggerak UMKM. PBJ bukan hanya membuka akses pasar namun juga membangun kemampuan,  kepercayaan dan keberlanjutan usaha. Dari sekedar target belanja, kita perlu bergerak menuju ekosistem pengadaan yang inklusif, efisien, transparan, dan berdampak bagi ekonomi rakyat.

Diskusi dipandu oleh Ibu Sri Hadiati Wara Kustriani (Penasehat PIMTI), menghadirkan narasumber dari PIMTI, yaitu Ibu Sri Suharti (Deputi bidang Pengembangan dan Pembinaan SDM – LKPP) dan penanggap dari Kementerian Perindustrian (Ibu Reni Yanita, Direktur Jenderal IKMA, yang diwakili oleh Ibu Eva Laida) dan Ibu Loto S. Ginting (Sekretaris Kementerian UMKM). Dalam sesi ini dipaparkan strategi dan regulasi terkini terkait akses UMKM pada pengadaan pemerintah. Diinformasikan oleh narasumber dari LKPP bagaimana prosedur agar para pelaku UMKM dapat mengikuti pengadaan barang/jasa pemerintah, beberapa permasalahan dan tantangan UMKM dalam mengikuti dan beberapa saran dan pandangan dari narasumber. Integrasi  layanan dan data UMKM menjadi langkah strategis  untuk menghadirkan pelayanan  pemerintah yang lebih cepat, tepat dan terukur. Diskusi juga mencatat pentingnya peningkatan kapasitas para pelaku UMKM, agar benar-benar dapat terwujud “value for money” dalam pengadaan barang/jasa pemerintah.

Diskusi juga menggarisbawahi pentingnya koordinasi dan kolaborasi antar pihak, khususnya antar K/L yang terkait, sehingga dapat terwujud kemudahan bagi masyarakat (dalam hal ini UMKM) untuk berperan serta aktif dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Meskipun digitalisasi merupakan hal yang penting dewasa ini, sebaiknya dihindari kerumitan yang diakibatkan terlalu banyaknya aplikasi yang justru mempersulit para pelaku UMKM untuk mengikuti PBJ Pemerintah. Butir penting  lainnya yang dihasilkan dalam diskusi yaitu peran jejaring kerja, contohnya seperti PIMTI, dapat dimanfaatkan untuk menjembatani dan membantu para pelaku UMKM dalam mengakses dan mengatasi tantangan berpartisipasi dalam PBJ Pemerintah, serta mengembangkan kapasitasnya.

Acara “Ngobrol Jumat Pagi” ini terselenggara berkat kolaborasi PIMTI Perempuan Indonesia, LKPP, Kementerian Perindustrian, Kementerian UMKM, dan Universitas Terbuka, diikuti oleh sekita 200 an peserta daring dan luring, yang berasal dari universitas, K/L, UMKM, dinas terkait, dari berbagai daerah di Indonesia.  

Acara ditutup oleh Wakil Sekjen I PIMTI, Ibu Woro Titi Haryanti. Melalui kegiatan ini, PIMTI berharap UMKM Indonesia semakin siap dan mampu memanfaatkan peluang pengadaan barang dan jasa pemerintah untuk naik kelas dan berdaya saing.

Sukses selalu UMKM Indonesia

Healthy, Happy, PIMTI !

(Laporan: Novia W, Puji W)