Menu Close

Webinar Series : The Role of Women in Tourism

Dalam kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Griffith Institute of Tourism-Australia, dan Women Communication Network, sebuah rangkaian webinar bertajuk “Women and Tourism” digelar dengan sukses. Webinar ini bertujuan untuk menggali peran penting yang dimainkan oleh perempuan dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Pada webinar dengan tema “The Role of Women in Tourism” yang diadakan pada Senin, 12 Februari 2024, Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dra. Ni Wayan Giri Adnyani, MSc., CHE sekaligus Pengurus PIMTI BIdang Sosial Buudaya, menegaskan bahwa kisah perempuan di industri pariwisata bukan hanya tentang menghadapi hambatan, tetapi juga tentang ketahanan, kreativitas, dan visi.

Di tingkat global, perempuan kini muncul sebagai pengambil keputusan, pemberi pengaruh, dan inovator utama. Ni Wayan Giri juga menyampaikan data yang menunjukkan kontribusi besar perempuan dalam sektor parekraf Indonesia, di mana mayoritas tenaga kerja di bidang pariwisata adalah perempuan. Hal ini sejalan dengan trend global di mana perempuan memegang peranan dominan di sektor pariwisata. Dalam webinar ini, salah satu narasumber, Dr. Elaine C.L. Yang, Senior Lecturer of Tourism dari Griffith Institute for Tourism, menyoroti bahwa keselamatan merupakan pertimbangan utama bagi solo traveler perempuan, yang data saat ini mencapai 70%. Dia menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menarik solo traveler perempuan dengan berbagai inisiatif seperti storytelling autentik, promosi bisnis milik perempuan, dan pemandu wisata perempuan.

Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO), Pauline Suharno, berbagi pengalaman tentang peran perempuan dalam industri pariwisata Indonesia. Dia menekankan bahwa kegagalan harus dijadikan batu loncatan menuju kesuksesan, sambil menekankan bahwa perempuan memiliki peranan dominan di berbagai level manajemen dalam industri ini. Pendiri dan pionir dari Kelecung Eco Village, Ni Putu Ayu Puspawardani, membagikan kisah suksesnya dalam mengelola destinasi pariwisata di Bali. Dia menekankan pentingnya melibatkan anak muda dalam industri pariwisata dan menyoroti peran penting perempuan dalam manajemen dan kepemimpinan. Meningkatnya peran serta perempuan di Industri pariwisata memang membanggakan. Meskipun demikian, seluruh narasumber mengakui bahwa ketidaksetaraan gender masih menjadi tantangan, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Melalui webinar ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang lebih besar dari semua pemangku kepentingan pariwisata dan ekonomi kreatif dalam menghadapi tantangan ini. (Laporan oleh Putri, Puji)