Menu Close

Sekolah PIMTI Gelar Baking Class, Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Sukabumi, 15 Agustus 2026 — Mengisi kemerdekaan tidak selalu harus melalui kegiatan seremonial. Semangat untuk terus belajar, berkarya, dan mempererat persaudaraan juga menjadi bagian penting dalam memaknai kemerdekaan. Semangat tersebut diwujudkan Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia (Ikatan PIMTI) melalui program Sekolah PIMTI dengan menggelar Baking Class di Cafe Apike, Cisaat Sukabumi, pada Sabtu (15/8).

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut diikuti anggota dan pengurus Ikatan PIMTI dalam suasana santai dan penuh keakraban. Selain belajar membuat kue, kegiatan ini menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat silaturahmi di antara perempuan pimpinan tinggi.

Dipandu oleh Cheff Haris, Baking Class kali ini mengetengahkan menu yang sedang viral yakni salt bread original, sourdough hybrid, dan bolen mini lilit.

Presiden Ikatan PIMTI, Fajarini Puntodewi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu cara mengisi kemerdekaan melalui aktivitas yang positif dan produktif. “Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan dengan mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga dengan mengisi kemerdekaan melalui kegiatan yang positif, produktif, kreatif, dan memperkuat persatuan,” ujar Puntodewi.

Menurutnya, semangat untuk terus belajar dan mencoba hal baru penting untuk terus ditumbuhkan, termasuk di tengah kesibukan menjalankan tugas dan amanah sebagai pimpinan tinggi.

Melalui Baking Class, para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga didorong melihat peluang yang dapat dikembangkan dari keterampilan tersebut. Kegiatan baking, kata Puntodewi, berpotensi menjadi aktivitas produktif yang dapat berkembang menjadi usaha dan turut mendukung UMKM serta ekonomi kreatif.

Perkuat Kebersamaan

Di luar aspek keterampilan, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antaranggota dan pengurus Ikatan PIMTI. Suasana belajar yang berlangsung secara informal memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berinteraksi dan membangun kedekatan dalam suasana yang lebih cair.

“Ikatan PIMTI bukan hanya organisasi, tetapi juga wadah persaudaraan, kebersamaan, dan saling mendukung antara perempuan-perempuan yang mengemban amanah sebagai pimpinan tinggi negara,” kata Puntodewi.

Puntodewi menyampaikan apresiasi kepada pengurus Ikatan PIMTI sekaligus pemilik Cafe Apike, Femmy Eka Putri Kartika, yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan dengan menyediakan tempat bagi para peserta.

Ia berharap Sekolah PIMTI dapat terus menjadi wadah pembelajaran dan pengembangan diri bagi anggota Ikatan PIMTI. Beragam kegiatan yang diselenggarakan diharapkan mampu memperluas wawasan, mengasah kreativitas, sekaligus memperkuat jejaring dan rasa kebersamaan.

Bagi Ikatan PIMTI, semangat kemerdekaan menjadi momentum untuk terus bertumbuh dan memberikan kontribusi. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna seperti Baking Class, semangat tersebut diwujudkan dalam tiga kata: belajar, berkarya, dan bersilaturahmi.

(Laporan: Fajarini P)