Menu Close

PELATIHAN ECOPRINT: UPAYA PEMBERDAYAAN DAN PENGUATAN EKONOMI RUMAH TANGGA

(Jakarta, 8 Mei 2026) Bertempat di kampus BPSDM Hukum yang asri dan sejuk di kawasan Cinere, Gandul, bekerjasama dengan BPSDM Hukum, PIMTI menyelenggarakan pelatihan dasar Eco print, yang diikuti oleh sekitar 50 peserta yang berasal dari PIMTI dan 50 peserta lainnya berasal dari anggota Dharma Wanita Persatuan Kementerian Hukum. Adapun fasilitator pada pelatihan kali ini berasal dari Persatuan Ecoprint Indonesia.

Kepala BPSDM Hukum Gusti Ayu Putu Suwardani mengatakan, pelatihan ecoprint merupakan bentuk komitmen BPSDM Hukum bersama Pimti Perempuan Indonesia dalam menghadirkan ruang pembelajaran yang relevan dan bermanfaat bagi perempuan Indonesia. Menurut beliau, keterampilan seperti ecoprint tidak hanya bernilai kreatif, tetapi juga memiliki potensi pemberdayaan ekonomi di masyarakat. Beliau berharap Pelatihan ecoprint menjadi bagian dari kegiatan yang berkelanjutan dan dapat memberi manfaat, termasuk sebagai bekal keterampilan produktif bagi ibu-ibu di lingkungan masing-masing,” ujar Gusti Ayu dalam sambutannya.

Ketua Presidium Pimti Perempuan Indonesia Fajarini Puntodewi menyampaikan kegiatan pelatihan Ecoprint sedianya dilaksanakan pada tahun 2025, tetapi karena sesuatu dan lain hal, pelatihan baru dapat dilaksanakan pada tahun 2026. Dengan tetap mengusung asas kerja sama, “women support women”, pelatihan dasar ecoprint  tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah kolaborasi dan penguatan karya nyata perempuan. Beliau menyebutkan pengembangan keterampilan kreatif dapat menjadi penggerak ekonomi di lingkungan sekitar, khususnya melalui dukungan terhadap UMKM perempuan. Ecoprint di Indonesia sesndiri telah berkembang sangat pesat sebagai sebuah trend penting dalam industri mode yang berkelanjutan dan ramah terhadap pelestarian  lingkungan. Ecoprint juga menjadi komoditas yang bernilai ekonomi tinggi. Sebagai bagian dari  ekonomi kreatif dan tumbuh subur di berbagai daerah di Indonesia dengan mengusung kearifan lokal masing-masing daerah.

Kemampuan yang diperoleh nantinya diharapkan dapat menggerakkan lingkungan sekitar dan membuka peluang usaha yang menjanjikan,” kata Fajarini. Pada perkembangan saat ini, Ecoprint menjadi salah satu penggerak usaha mikro kecil dan menengah yang patut diperhitungkan. Meskipun pelatihan ini berbayar, animo peserta sangat luar biasa. Tidak lain karena peserta juga dapat melihat kemanfaatan dari pelatihan ini nantinya.

Mengakhiri sambutannya Fajarini menyatakan bahwa  Pimti Perempuan Indonesia terus  konsisten menghadirkan berbagai kegiatan pengembangan kapasitas,khususnya bagi kaum perempuan mulai dari edukasi investasi, seminar kesehatan, kegiatan sosial, hingga pelatihan keterampilan kreatif. Sejumlah program sebelumnya bahkan berkembang menjadi aktivitas produktif yang bernilai ekonomi bagi para peserta.

(Laporan: Puji W-PIMTI, Humas BPSDM Hukum)

Link:

https://bpsdm.kemenkum.go.id/berita-utama/bpsdm-hukum-bersama-pimti-perempuan-indonesia-dorong-kolaborasi-dan-pemberdayaan-perempuan-lewat-pelatihan-ecoprint