Temu Alumni IKA PIMNAS diselenggarakan pada tanggal 19 Agustus 2024 di Auditorium Manggala Wanabhakti-Jakarta. Temu Alumni sejatinya akan dihadiri dan menjadi pembicara tunggal adalah Wakil Presiden Bpk Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin, tetapi karena adanya tugas mewakili Bapak Presiden, maka Menteri PAN dan RB mewakili beliau. Hadir bersama Menteri PAN dan RB, ibu Prof. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc, Menteri LHK. Plt. Kepala LAN, Dr. Muhammad Taufik, DEA dan jajaran Pengurus IKA PIMNAS. Peserta yang hadir pada acara tersebut adalah para Alumni Diklat PIMNAS dari berbagai angkatan dan dari berbagai K/L/ Daerah. Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia hadir pada kesempatan tersebut, sebagai anggota PIMTI dan juga sekaligus sebagai alumni PIMNAS.
Sebagai Pembicara tunggal pada acara tersebut, Menteri Abdullah Azwar Anas, M.Si. meyampaikan dan menekankan shifting paradigm reformasi birokrasi yang selama ini berjalan. Mulai dari pembenahan reformasi dimulai dari hulu (proses), sehingga memakan waktu, biaya, tenaga yang luar biasa banyak karena pemenuhan dokumen-dokumen reformasi birokrasi, termasuk dengan self-assessment, beralih kepada reformasi birokrasi yang berdampak kepada pengguna (masyarakat secara luas atau hilir), dengan program-program yang lebih mudah dilihat dampaknya dan dirasakan oleh masyarakat secara langsung. Berbagai penyederhanaan birokrasi terus dilakukan, di internal ASN, di pelayanan terpadu dengan semakin memperkecil jumlah aplikasi digital yang memberatkan masyarakat, khususnya yang berhubungan dengan hajat hidupnya yang hingga saat ini masih diurusi oleh demikan banyak instansi di tanah air.
Menteri Abdullah Azwar Anas, M.Si. juga menyoroti Perpres 82 tahun 2023 yang telah ada dan mengatur tentang percepatan transformasi digital dan keterpaduan layanan digital nasional dengan menetapkan batasan istilah yang digunakan dalam pengaturannya. Pemerintah melakukan percepatan transformasi digital melalui penyelenggaraan Aplikasi SPBE Prioritas dengan mengutamakan integrasi dan interoperabilitas. Aplikasi SPBE Prioritas dapat berupa: (1) Aplikasi SPBE yang baru akan beroperasi atau akan dibangun; dan (2) Aplikasi SPBE yang telah beroperasi atau akan dikembangkan, yang memiliki minimal 200.000 (dua ratus ribu) Pengguna SPBE atau target Pengguna SPBE. Selama masa 2018-2022, eGDI atau eGovernment Development Index Indonesia telah meningkat pesat, dari peringkat 107 meningkat 30 point ke peringkat 77. Dalam jangka panjang, digitalisasi birokrasi diharapkan akan mampu membuat birokrasi yang efektif dan efisien, meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia Indonesia (IPMI) dan standar hidup serta akselerasi pertumbuhan ekonomi.
Belajar dari berbagai negara yang sukses menerapkan digitalisasi birokrasi serta hasil kunjungan Menteri PAN dan RB ke berbagai negara sahabat yang mendapatkan peringkat tinggi dalam digitalisasi birokrasi oleh UN, China, misalnya dengan digitalisasi birokrasi mampu menurunkan tingkat kemiskinan eksponensial dari 5.7% ke 0.6% hanya dalam kurun waktu lima tahun (2015-2019); Estonia, yang mendapatkan peringkat eGDI nomor 8, mampu menaikkan pertumbuhan PDB per kapitanya menjadi 10 kali lipat dalam kurun 20 tahun, Menteri yakin dengan fondasi percepatan transformasi digital, Indonesia akan dapat segera mengejar ketertinggalannya dari beberapa negara di Asean (Singapura peringkat No. 12, Malaysia peringkat No. 53 dan Thailand peringkat No. 55).
Pada kesempatan bincang singkat dengan Alumni PIMNAS, PLT. Kepala LAN, Dr. Muhammad Taufik, DEA menyampaikan adanya tiga hal yang patut disyukuri, khususnya terkait dengan mempercepat kerja mesin birokrasi, yakni (1) IKA PIMNAS menjadi wadah untuk memupuk kebersamaan (super team), dengan potensi alumni yang berjumlah 15.598 orang dan tersebar di berbagai K/L/ Daerah, serta yang diharapkan mampu membangun jejaring pemimpin perubahan; yang ke dua, IKA Pimnas adalah sebuah ‘rumah besar’ pemimpin-pemimpin perubahan yang akan berkolaborasi dengan organisasi dan masyarakat sipil lainnya, dan yang ke tiga adalah memberikan prioritas kepada ASN perempuan sebagai peserta Diklat PIMNAS, mengingat potensinya yang sangat besar dalam menggerakkan pembangunan, yang terbukti dengan kehadiran para pimpinan tinggi madya dan pratama perempuan yang mampu menyemarakkan temu Alumni IKA PIMNAS kali ini.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua IKA PIMNAS Periode 2018-2024, Dr. Ir. Bambang Hendroyono, M.M juga memperkenalkan Ketua IKA PIMNAS yang baru sebagai hasil dari Munas IKA PIMNAS di Makasar, Prof. Drs. Anwar Sanusi, MPA., Ph.D, Sekjen Kementerian Tenaga Kerja RI, dengan Sekjen IKA PIMNAS, Prof Dr. Ir. Winarni D. Monoarfa, M.S. Tenaga Ahli Menteri LHK.
(Laporan: Puji W, Putri)

